6 Desember 2021

ACT Sumbar Berikan Bantuan Biaya Hidup Untuk 50 Orang Guru Pesantren Al-Barkah

Bantuan Biaya Hidup Dari ACT Sumbar Untuk 50 Orang Guru di Pesantren Al Barkah.

PASAMAN – Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat, melalui program Sahabat Guru Indonesia, memberikan bantuan biaya hidup untuk 50 orang Guru Pesantren Al-Barkah Gunung Tua, Pasaman Barat.

 

Para guru yang disebut ustadz dan ustadzah Pesantren Al-Barkah, biasanya dalam keseharian mengajar hanya dibayar Rp. 6000,- per jamnya. Sehingga, pendapatan mereka kira-kira Rp. 150.000,- hingga Rp. 200.000,- per bulan, karena gaji yang didapat hanya berdasarkan jumlah jam mengajar saja.

 

Dana yang telah diberikan tersebut merupakan suatu anugerah, karena dapat membantu 50 lebih ustad dan ustadzah yang mengajar disana. Hal tersebut disampaikan oleh Branch Manager Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat, Zeng Wellf pada Senin (21/12/2020) Siang.

 

“Alhamdulillah ini merupakan bentuk kepedulian dari Hamba Allah (tidak mau disebutkan namanya) terhadap ustadz dan ustadzah. Dan donasi dari Hamba Allah tersebut kami distribusikan hari ini  kepada 50 orang ustadz dan ustadzah Pesantren Al-Barkah,” ucapnya.

 

Bantuan yang diberikan bertujuan untuk membantu kesejahteraan dari para ustadz dan ustadzah Pesantren Al-Barkah. Harapan dan Doa juga disampaikan kepada guru-guru yang telah memberikan ilmu mereka tampa pamrih di pesantren tersebut.

 

“Dan kami selalu mengingat guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa dan segala ilmu yang diberikan akan menjadi penolong nanti di akhirat, seperti yang dijelaskan dalam sabda Rasulullah dalam 3 halaman yang tidak akan pernah terputus Ketika ia meninggal dan salah satunya adalah Ilmu Yang Bermanfaat. Semoga dengan ilmu yang bapak dan ibu guru berikan menjadi penolong hendaknya nanti di akhirat kelak,” Sambungnya.

 

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Barkah, Ustad Mustafa, karena bentuk dari kepedulian ACT tersebut sangat banyak manfaatnya, termasuk dalam mempromosikan pondok pesantren itu.

 

“Kami mengucapkan ribuan terimakasih kepada Hamba Allah yang tidak mau disebutkan namanya tersebut semoga diberikan kelimpahan rezeki dan kami mendokan selalu dalam keadaan sehat wal‘afiat. Dan selanjutnya kepada ACT Sumatera Barat, kami sangat berterimakasih karena semenjak ACT memviralkan Ponpes hingga saat ini ada-ada saja donatur yang terus berdatangan dan menghubungi kami,” ungkapnya.

 

Dengan begitu, Pesantren Al-Barkah menjadi diketahui banyak orang, sekarang sudah memiliki 50 orang guru serta sudah banyak donatur yang telah menghubungi. Semoga ACT semakin berjaya dan selalu menjadi yang terdepan dalam hal kemanusiaan. (Nurul Anisa)

Editor: Dian Kurnia Putri