6 Desember 2021

Bom Bunuh Diri di Makasar, HMI Sumbar: Masyarakat Jangan Terprovokasi

Wendi Juli Putra, M.Pd.T, Ketua Badko HMI Sumbar.

PADANG, PP – Ledakan yang diduga bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021), cukup menghebohkan banyak pihak di Indonesia, termasuk di Sumatera Barat.

 

Seperti misalnya Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumatera Barat, melalui ketua umumnya, Wendi Juli Putra, M.Pd.T, yang mengajak seluruh warga Indonesia untuk bersatu padu menahan diri, tidak terprovokasi, serta terus menggalang solidaritas kemanusiaan sekaligus menolak segala bentuk kekerasan.

 

‎”Badko HMI Sumbar mendukung langkah-langkah aparat keamanan mengusut tuntas motif, pola, serta gerakan yang memicu terjadinya peristiwa tersebut (Bom Gereja Katedral),” ungkap Wendi, kepada media, Minggu (28/3/2021) sore.

 

“Sebab, gerakan radikalisme sudah sedemikian merajalela, maka diperlukan penanganan khusus yang intensif dari berbaagai pihak, utamanya dari aparat keamanan. Sebab menurutnya, segala hal yang mengandung kekerasan, sesungguhnya bertentangan dengan ajaran Islam dan bahkan bertentangan dengan ajaran agama apapun,” imbuh Wendi.

 

“Kami juga mendesak pemerintah untuk mengambil langkah tegas serta cepat terkait penanganan dan isu radikalisme. Langkah ini harus ditempuh sebagai bagian penting dari upaya implementasi dan kewajiban negara untuk menjamin keamanan hidup warganya,” kata Wendi.

 

Lebih lanjut Wendi menuturkan, bahwa apapun motifnya, kekerasan dan radikalisme, serta terorisme, tidak bisa ditolelir apalagi dibenarkan, sebab ia menciderai kemanusiaan. (RPG Networks)