6 Desember 2021

Ketika Wapres RI Resmikan Pasar Rakyat Kota Pariaman

Pasar Kota Pariaman yang diresmikan oleh Wapres RI. (Febrian Anwar)

PARIAMAN, PP – Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin meresmikan Pasar Rakyat Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, Selasa (06/04/2021). Pasar tersebut merupakan hasil revitalisasi pasar yang dilakukan oleh pemerintahan pusat.

 

Dalam sambutannya, Wakil Presiden RI mengatakan, bahwasannya pemerintah akan terus berkomitmen untuk melakukan pembangunan guna meningkatkan perekonomian.

 

“Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan pembangunan dan revitalisasi guna memberikan akses kepada pedagang, terutama UMKM. Sehingga Pasar Rakyat Pariaman mampu bersaing dengan pasar-pasar lain. Pasar Pariaman harus sehat, bersih, aman dan tertata agar mampu bersaing dengan pasar-pasar lain,” ungkapnya, Selasa (06/04/2021).

 

Wakil Presiden meminta pemerintah daerah dapat mengelola pasar tersebut dan merevitalisasi manajemen dalam pelayanan pasar.

 

“Ini bermuara pada revitalisasi ekonomi untuk meningkatkan pendapatan para pedagang,” ujarnya.

 

Sementara itu, Walikota Pariaman, Genius Umar, mengatakan dalam sambutannya, bahwa Pasar Kota Pariaman tersebut merupakan pasar yang dibangun pada tahun 1980-an, namun mengalami kerusakan pada saat gempa 2009.

 

“Pasar Pariaman adalah  pasar yang dibangun pada tahun 1980-an, namun hancur karena gempa pada tahun 2009, karena keterbatasan anggaran kami mengusulkan kepada presiden untuk membantu pembangunan pasar rakyat Kota Pariaman ini. Dan, Alhmdulillah pasar ini dibangun pada akhir tahun 2019 dan mencapai 100 miliar hingga selesai,” katanya.

 

Lebih lanjut Genius Umar menyebutkan lagi, Pasar Pariaman dibangun dengan konsep hemat listrik juga di atas gedung terdapat shalter.

 

“Pasar ini dibangun dengan konsep green building atau hemat listrik dan sejuk juga ramah terhadap gempa dan juga terdapat shlater di atasnya, karena Kota Pariaman merupakan rawan bencana, jika terjadi bencana tsunami bisa berlindung ke atas gedung,” pungkasnya. (Febrian Anwar)