17 Januari 2022

Hari Pendidikan Nasional: Serentak Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar

Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim.(Instagram)

JAKARTA, PP-  Tanggal 2 Mai 2021 diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Untuk memperingati hari tersebut, Kemendikbud resmi menggelar upacara Hari Pendidikan nasional yang digelar secara virtual di akun Youtube Kemendikbud RI.

 

Upacara dengan tema “Serentak Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar” ini digelar pada Minggu, (2/05/2021). Dalam acara tersebut disambut oleh musik orkestra. Lagu-lagu yang nantinya akan dimainkan oleh orkestra yaitu lagu ciptaan Indra Lesmana, Jali-Jali ciptaan M Sagi, Warung Pojok Ciptaan Hj Abdul Ajif dan berbagai judul lainnya.

 

Pengisi acara terdiri dari paskibraka DKI Jakarta tahun 2019 dan 2020, Jenderal Mabes Polri, dan juga Orkestra SMK2 Kasihan Bantul Jakarta.

 

Setelah lagu Indonesia raya dikumandangkan, Nadiem Makarim selaku Mendikbud- Ristek memberikan sambutan dalam upacara Hari Pendidikan nasional tersebut. Ia menyatakan bahwa ia dan pihaknya akan terus memperbaiki pendidikan di Indonesia dengan transformasi melalui terobosan merdeka belajar.

 

“Hari ini adalah sebuah momen yang tepat bagi kita untuk merefleksikan kembali apa saja yang sudah dikerjakan dengan baik dan apa saja yang perlu diperbaiki. Lembaran baru pendidikan Indonesia berarti transformasi. Transformasi yang tetap bersandar pada sejarah bangsa, dan juga keberanian menciptakan sejarah baru yang gemilang,” ujar Nadiem, dalam sambutannya.

 

Nadiem tidak lupa juga menyampaikan harapannya kepada pelajar Indonesia kedepannya.

 

“Saya ingin anak-anak Indonesia menjadi pelajar yang menggenggam teguh falsafah Pancasila, pelajar yang merdeka sepanjang hayatnya, dan pelajar yang mampu menyongsong masa depan dengan percaya diri. Karenanya, kementerian ini secara konsisten terus melakukan transformasi pendidikan melalui berbagai terobosan merdeka belajar,” ucapnya.

 

Untuk memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia untuk kedapannya, Nadiem menegaskan dalam upacara tersebut, bahwa pihaknya terus melakukan transformasi dengan program merdeka belajar. Ada 4 upaya yang dilakukan ia dan pihaknya lakukan yaitu sebagai berikut.

 

Pertama memperbaiki dari segi insfrastruktur dan teknologi. Kedua perbaikan dari segi kebijakan, prosedur, pendanaan serta pemberian otonomi lebih bagi satuan pendidikan. Ketiga, Perbaikan kepemimpinan masyarakat dan budaya dan terakhir perbaikan kurikulum, pedadogi dan asesmen.

 

Ia menjelaskan bahwa sampai saat ini sudah ada 10 episode yang diluncurkan dalam program merdeka belajar. Dia mengatakan program itu akan terus berlanjut bersama terobosan-terobosan lain.

 

Nadiem yakin inovasi yang dibuatnya akan mengubah pendidikan Indonesia tidak hanya jalan di tempat, tetapi semakin maju menghasilkan lompatan-lompatan ke depan.

 

“Sejak saya menjabat sampai dengan saat ini, termasuk pada masa pandemi, sepuluh episode merdeka belajar telah diluncurkan dan akan masih banyak lagi terobosan-terobosan merdeka belajar yang akan kita lakukan. Transformasi yang bermakna ini kami kerjakan agar segala sesuatu yang selama ini membuat bangsa ini hanya berjalan di tempat, dapat berubah menjadi lompatan-lompatan kemajuan,” tutur Nadiem.

 

“Krisis pandemi adalah ladang optimisme yang menunggu untuk kita panen. Krisis adalah kesempatan kita untuk menuai kemajuan. Saat ini sudah ada yang menerapkan pembelajaran tatap muka secara terbatas, ada juga yang sudah bersiap. Saya semangat betul dan sadar bahwa kita harus bergerak maju dan melakukan melakukan lompatan kemajuan tanpa keraguan,” tutur Nadiem. (Fina H.S)