20 Oktober 2021

Kasi Penkum Kejati Sumbar Ungkap Fakta Rumor Tertangkapnya Kajari dan Kasi Pidum Dharmasraya

Fifin,S,SH,MH, Kasi Penkum Kejati Sumbar. (Foto: RPG Networks)

DHARMASRAYA, PP –  Rumor yang beredar ditengah masyarakat, terkait pemberitaan tertangkapnya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Dharmasraya di media massa Sumatera Barat baru – baru ini, cukup menyentak lembaga Adhyaksa (kejaksaan).

 

“Kajari Dharmasraya tidak ditangkap. Itu Koran Pxxx saja bahasa ada kata ditangkap. Dan, Wartawan tersebut sudah minta maaf atas berita tersebut,” kata Fifin.S,SH,MH, Kepala Sesi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat, kepada Persada Post, Sabtu (25/09/2021).

 

Untuk diketahui, informasi Kejari Dharmasraya dan dua jaksa (Kasi Pidum dan salah seorang JPU) ditangkap oleh Satgas 53 Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia (RI), ternyata hanyalah pemanggilan dan merupakan permintaan klarifikasi dari tim Kejagung RI.

 

“Semuanya (Kajari dan dua jaksa lainnya), saat ini sudah balik ke Dharmasraya,” imbuh Fifin.

 

Permintaan keterangan itu, menurut informasi yang dirangkum oleh Persada Post adalah dikarenakan adanya pihak yang mengirim surat ke Kejagung  RI.

 

Surat tersebut berisikan dugaan jaksa di Kejari Dharmasraya menyalahgunakan wewenang dalam menangani perkara perlindungan hutan.

 

Alhasil, laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh Kejagung RI dengan menurunkan dua orang sebagai tim ke Dharmasraya untuk melakukan klarifikasi terhadap jaksa bersangkutan.

 

Namun,sementara belum ditemukannya dugaan pelanggaran Kode Etik Kejaksaan dan dugaan penyalahgunaan wewenang, Kajari dan dua orang anggotanya tersebut bisa kembali ke Dharmasraya, saat ini. (Team Bravo)