5 Desember 2021

Viral! Balon Wanag Tapi Selo Diduga LGBT: ini Penjelasan Lengkap ‘GMA’

Ilustrasi LBGT. (Sumber Foto: Suara Jateng)

TANAH DATAR, PP – Viralnya pembahasan terhadap salah seorang Balon (Bakal Calon) Wali Nagari (Wanag) Tapi Selo, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar di Group WhatsApp Luhak Tanah Datar, yang diduga mengidap LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender), menjadi perhatian serius Tim Persada Post.

 

Beberapa anggota group tersebut menyayangkan adanya salah seorang Balon Wanag di Luhak Nan Tuo yang diduga mengidap LBT, apalagi benar adanya. Karena, seorang Wanag adalah contoh dan tauladan bagi masyarakat nagari, terutama di Minangkabau, yang sangat kental adat istiadatnya.

 

Menelusuri pembahasan yang viral tersebut, Persada Post kemudian melakukan konfirmasi via telepon kepada Balon Wanag yang dimaksud, inisial ‘GMA’.

 

Iapun akhirnya membantah tuduhan tersebut. Ia pun heran, mengapa kejadian 6 tahun silam, bisa muncul saat ini, ketika dirinya mencalonkan diri sebagai Wanag Tapi Selo.

 

“Itukan kasus enam tahun belakang (tuduhan LGBT), ya pak ya. Itu secara kasus yang disampaikan oleh tersangka yang melakukan itu (penusukan terhadap dirinya di Kota Pekanbaru), itu saya masih koma di rumah sakit ya. Itukan keterangan untuk hukuman beliau, kalau secara hukum kan sudah ngak ada permasalahan (sudah dihukum, karena melakukan penusukan terhadap dirinya),” kata GMA, menjawab pertanyaan tuduhan LGBT terkait GMA, Kamis (18/11/2021).

 

“Bagi saya gini loh pak ya, bisa kan media bijak untuk membaca berita yang ada (berita enam tahun silam tentang penusukan terhadap GMA dan tuduhan LBGT). Media tentu bisa mengerti, bisa memahami disitu. Itukan keterangan dari salah satu orang yang telah membegal saya waktu itu,” imbuhnya.

 

Menyikapi isu LGBT tersebut, GMA lebih menegaskan, bahwa itu kejadiannya 2016, yang mana tersangka untuk melakukan pembelaan dirinya memunculkan soal LGBT, untuk membela dirinya dan pada saat itu masih dalam proses hukum.

 

“Waktu itu beliau ditangkap di Panam, saya masih dalam keadaan ICU, koma. Sekarang mereka sudah di dalam penjara. Itu dilakukan ya untuk pembelaan mereka, saya sudah sampaikan kepada majelis hakim dan majelis hakim tidak ada persoalaan. Yang jelas majelis hakim yang mempersoalkan kegiatan perampokan yang dia lakukan, tidak ada sangkut menyangkut kesana oleh majelis hakim,” tegasnya.

 

Penyebab Pembegalan Terhadap GMA hingga Dituduh LBGT

“Ya, dia teman yang kenal melalui facebook. Jadi kita kenal, ya udah kita ketemu, itu aja ngak ada masalah,” ujar GMA.

 

“Pas ketemu itu niatnya. Kejadian pas saya jalan di Pekanbaru tempat saudara. Nah, kalau di media kan macam – macam lah pak, karena sudah pertemanan ya kan biasa itu,” imbuhnya.

 

“Bagi saya begini pak, kan proses hukum sudah dilanjutkan. Bagi saya itu pemberitaan – pemberitaan itu (tentang LGBT), oke saya tahu itu akan menjatuhkan popularitas saya kan. Memang betul, orang sekarang menginginkannya, maklumlah politik. Politik berbagai macam info lah pak, yang akan disebarkan,” ucapnya lagi. (Nono/ Red/ Tim Bravo)