Ilustrasi tikus (simbol koruptor) dengan logo KPK. (Foto: Diolah dari berbagai sumber)

Sijunjung – Persada Post | Mangkraknya proyek pembangunan Rumkit (Rumah Sakit) Tipe D di kawasan Kecamatan Kamangbaru, Kabupaten Sijunjung; senilai Rp50,8 Milliar, menuai tanda tanya dan misteri yang belum terungkap hingga saat ini.

 

Untuk diketahui,  proyek tersebut dikerjakan oleh PT. Syarif Maju Karya selaku kontraktor, dengan nomor kontrak: 05.013/ Tender/ APBD/ AP-533/ 2022 tertanggal 21 Juni 2022, waktu kerja 187 hari kalender, dan Konsultan Perencananya PT. Delta Arsitektur Persada.

 

Namun, hasilnya proyek tersebut tidak rampung dan hanya mampu dikerjakan kurang dari 40% saja. Sesaat, publik di Kabupaten Sijunjung dibuat heboh olehnya, namun akhirnya sepi sunyi tidak lama setelah itu hingga saat ini pula.

 

Disaat hebohnya proyek tersebut, pada Bulan Januari 2023, Redaksi Persada Post melakukan indept investigasi. Dan, dalam salah satu kesempatan, bertemu langsung dengan Drg. Ezwandra, M.Sc selaku Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Pemerintahan Kabupaten Sijunjung.

 

Dalam pertemuan itu, Ezwandra bersedia di konfirmasi dan bekerjasama mengungkap beberapa kejanggalan dari mangkraknya proyek Rumkit Pratama Kamang Baru Sijunjung itu.

 

Namun, tidak sampai satu hari, Ezwandra langsung merubah sikapnya; ia diam seribu bahasa dan tidak lagi melakukan kontak komunikasi dengan Persada Post, hingga sebelum berita ini pun ditayangkan sempat dikonfirmasi, Jum’at (7/4/2023).

 

Diamnya Ezwandra makin menambah misteriusnya proyek mangrak tersebut, kebetulan disaat dirinya menjadi orang nomor satu pada proyek itu, selaku KPA (Kuasa Pengguna Anggaran).

 

Sementara itu, dikabarkan, PT. Syarif Maju Karya mendapatkan sanksi tegas, disinyalir sanksinya adalah backlist. Tetapi, hingga saat ini, belum adanya Persada Post mendapatkan informasi berapa negara/ dalam hal ini APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) yang dirugikan.

 

Namun, memastikan hal itu, Persada Post dalam kesempatan mengikuti Munas (Musyawarah Nasional) Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) beberapa hari lagi ke DKI Jakarta, berencana akan mengkonfirmasi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) di kantornya.

 

Sehingga nantinya, akan diketahui, apakah KPK sudah memantau proyek mangkrak puluhan miliar itu di Sijunjung. Atau, mungkin saja KPK sudah memang turun melakukan full data dan full baket, meneliti terkait proyek tersebut?. Maka akan diketahui semuanya ketika konfirmasi tersebut berhasil dilakukan. (Red)

Please follow and like us:

By Redaksi

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial