Dharmasraya – Persada Post | Bagus Budi, salah seorang anggota WhatsApp Group (WAG) Sahabat Andre Rosiade (SAR), yang saat ini beranggotakan 207 akun WhatsApp (WA) itu, menyampaikan aspirasi tentang ‘Jalan Lingkar Utara’.
“Yang terhormat bapak Andre Rosiade DPR RI. Saya Bagus Budi Antoro, Ketua DPD (Dewan Pimpinan Daerah) APKASINDO (Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia) Kabupaten Sijunjung, menyampaikan Aspirasi; bahwa, pada Tahun 2022 saya (APKASINDO) diundang oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sijunjung dalam suatu acara, tentang Rencana Tata Ruang Rencana Wilayah (RTRW) Kabupaten Sijunjung 2022 – 2042,” tulis Bagus Budi, Selasa (1/4/2925) di WAG SAR.
“Dan, pada acara itu, saya mengusulkan Pembangunan Ruas Jalan Lintas Nasional Lingkar Utara, dengan rute: dari Jembatan Pule Dharmasraya lewat Sijunjung wilayah Timpeh 6 Jalur 2, Timpeh 5 LU 2 Timpeh 4 ketemu di Jalan Lintas Nasional Kiliran jao (Sumbar) Batang Kering arah Kuansing (Riau),” jelas Bagus Budi.
“Dari Simpang Banjar Tengah (Kamang Baru – Sijunjung), tembus ke Setangkai (Batusangkar). Dengan alasan, bahwa Jalan Nasional (JN) kita dari Sungai Rumbai (D. Raya) – Muaro Kalaban (Sawahlunto) adalah jalan rawan bencana tanah longsor,” imbuhnya.
Menelisik usulan yang disampaikan Bagus itu, maka JN yang harus dibangun, secara ringkas akan melewati daerah: Kabupaten Sijunjung – Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Kabupaten Tanah Datar dan Kota Sawahlunto. Alhasil, menjadi dua lintasan provinsi; Sumbar – Riau.
Lebih lanjut Bagus Budi menjelaskan, kalau benar terjadi bencana tanah longsor yang ia katakan itu, maka akan mengganggu perekonomian masyarakat Sumatera Barat, khususnya ditribusi logistik. Aspirasi itu disampaikan oleh Bagus, jelas sekali adalah demi lancarnya jalur logistik dan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat di Sumbar.
“Demikian aspirasi ini disampaikan. Atas perhatian pak Andre Rosiade diucapkan terima kasih,” tutup Bagus, yang juga merupakan wartawan (Media: PETISI) tersebut. (Rico AU Militer Post)






