Padang – Persada Post | Hamdanus, S.Fil.I, M.Si terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) saat Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musprovlub), pada tanggal 29 September 2025 lalu. Ia menang telak dengan 51 suara, mengungguli Tommy Irawan Sandra.
Hendri Parjiga selaku Kepala Bidang (Kabid) Humas KONI Sumbar menuturkan, bahwa sejak dilantik tanggal 5 November 2025, usai terpilih, dan terhitung sudah 100hari kerja lebih hingga sekarang, sudah banyak langkah-langkah presisi yang dilakukan Hamdanus bersama jajaran pengurusnya, untuk kemajuan dunia olahraga di Sumatera Barat (Sumbar).
“SK Kepengurusan KONI Sumbar ditandatangani Ketua KONI Pusat tanggal 2 Oktober 2025, dan pelantikan tanggal 5 November 2025. Namun sebelum pelantikan, Pengurus KONI Sumbar langsung menjalankan tugas besar, menurunkan atlet pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2026, di Kudus Jawa Tengah, 11-26 Oktober,” ungkap Hendri Parjiga, Selasa (7/4/2026) kemarin, kepada Persada Post.
Lebih lanjut dijelaskan Hendri, pada event itu, Kontingen Sumbar mencatat prestasi menggembirakan dengan meraih 25 medali, yang terdiri dari; 7 emas, 9 perak, dan 9 perunggu, sekaligus menempatkan Sumbar di peringkat kedelapan nasional, atau peringkat kedua terbaik di Sumatera setelah Sumatera Utara (Sumut), dengan selisih hanya satu emas.
“Sekembali dari PON Beladiri, KONI Sumbar terus bergerak maju dan melanjutkan sejumlah strategis. Diantaranya konsolidasi organisasi, mendorong Pengurus Provinsi Cabang Olahraga (Pengprov Cabor), yang masa kepengurusannya telah habis untuk segera melaksanakan Musyawarah Provinsi (Musprov) membentuk kepengurusan baru. Alhamdulillah, hampir semua Pengprov yang habis masa kepengurusannya telah melaksanakan Musprov,” bebernya.
“Sejalan dengan itu, Pengurus KONI Sumbar bekerja marathon mempersiapkan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI, yang Insya Allah bakal ditabuh pada 2-14 Oktober 2026 mendatang, dengan konsep tuan rumah bersama,” imbuhnya.
Kata Hendri, pelaksanaan Porprov merupakan program strategis yang membutuhkan persiapan spesifik. Sebab, Porprov Sumbar terhenti sejak 8 tahun ini.
Terakhir, kata dia lagi, Porprov Sumbar dilaksanakan tahun 2018 dengan tuan rumah Kabupaten Padang Pariaman. Untuk itu, pengurus KONI telah melakukan persiapan marathon, termasuk turun langsung ke kepala daerah untuk menyediakan dukungan anggaran untuk atlet daerahnya bertanding di Porprov.
“Selain persiapan Porprov, KONI Sumbar juga melaksanakan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda). Peserta Pelatda adalah atlet dan pelatih yang berprestasi nasional dan dipersiapkan meraih medali pada puncaknya di PON 2028, di NTB-NTT,” pungkasnya. (Rico AU)






