Jakarta – Persada Post | M. Armawi Koto, selaku Ketua Umum (Ketum) Perkumpulan Pencak Silat Tradisional Harimau Lalok (PPSTHL), menyatakan dukungannya terkait gagasan Vasko Ruseimy, ST (Wakil Gubernur Sumbar), yang menginisiasi silek menjadi kurikulum pendidikan bagi sekolah dari tingkat SMP-SMA di Sumatera Barat (Sumbar).
“Kami PPSTHL mendukung program Pak Wagub Vasko Ruseimy yang menggagas silek masuk sebagai kurikulum pendidikan pada tingkat SMA hingga SMA di Sumbar,” ungkap Armawi Koto, Sabtu (29/3/2025) kepada Persada Post, di Jakarta.
Diketahui, ternyata dalam pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumbar, Barlius dan 350 kepala sekolah, Vasko telah menekankan pentingnya pelestarian budaya melalui ekstrakurikuler ‘Silek Tradisi’.
Dan, Vasko Ruseimy juga mengungkapkan fenomena menurunnya minat generasi muda terhadap budaya lokal, termasuk silek.
“Anak-anak muda sudah mulai meninggalkan budayanya. Masjid hanya dipakai untuk salat, tidak lagi menjadi tempat diskusi,” katanya, Selasa (25/3/2025), ungkap Vasko, sebagaimana yang dilansir oleh PadangMedia.com.
Sementara itu, Vasko dari salah satu diskusi bersama Pemimpin Redaksi Persada Post belum lama ini, juga membahas tentang silek dan bagaimana mengupayakan silek sebagai pintu masuk memberdayakan adat Minangkabau, kepada generasi muda di Sumbar. (RAU)






