Gunakan Helikopter H-225M, TNI AU Evakuasi Jenazah Pilot PT AMA Air

Peristiwa55 Dilihat

Timika – Persada Post | Dikutip dari press release resmi Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), dikabarkan TNI Angkatan Udara kembali menunjukkan kesiapsiagaan dalam mendukung operasi kemanusiaan melalui pelaksanaan evakuasi jenazah pilot PT AMA Air registrasi PK-RCY, Nicholas F. Goselin, korban penembakan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

 

Lebih lanjut dijelaskan, operasi yang dilaksanakan Lanud Yohanis Kapiyau Timika di bawah Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Kodau) III dengan kendali operasi Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III tersebut berhasil berlangsung aman hingga tiba di Baseops Lanud Yohanis Kapiyau Timika, Jumat (3/7/2026) kemarin.

 

Misi kemanusiaan itu didukung Helikopter H-225M Skadron Udara 8 serta pengamanan udara (air cover) pesawat Super Tucano Skadron Udara 21.

 

Danlanud Yohanis Kapiyau Timika, Kolonel Pnb Taufik Andriadi, S.Sos, M.Intl, Sy, menjelaskan, bahwa seluruh rangkaian operasi dilaksanakan berdasarkan penekanan Panglima Kodau III, Marsda TNI Dr. Azhar Aditama Djojosugito, S.Sos, MM, M.Han, yang menekankan pentingnya safe action dan securing parameter sebagai kunci keberlanjutan setiap operasi di wilayah dengan tingkat risiko tinggi.

 

“Seluruh personel yang terlibat melaksanakan prosedur sesuai standar operasional dengan mengutamakan aspek keselamatan personel, keamanan operasi, serta keberhasilan misi kemanusiaan,” ujar Danlanud.

 

Setibanya di Baseops Lanud Yohanis Kapiyau Timika, jenazah selanjutnya menjalani pemeriksaan medis di Rumah Sakit Tk. IV Timika Kesdam XVII/Cenderawasih oleh Kepala Kesehatan Lanud Yohanis Kapiyau, Lettu Kes dr. Joserio Phyllip Saragi.

 

Setelah seluruh prosedur selesai dilaksanakan, jenazah diterbangkan menuju Lanud Silas Papare, Jayapura, menggunakan pesawat Boeing 737 Skadron Udara 5, untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak maskapai AMA dan diteruskan kepada keluarga di Jakarta.

 

Keberhasilan operasi tersebut mencerminkan komitmen TNI Angkatan Udara dalam menjalankan misi kemanusiaan sekaligus menunjukkan kesiapan unsur udara TNI AU dalam mendukung penanganan situasi darurat melalui operasi yang aman, cepat, dan profesional di wilayah Papua. (Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *