‘Mauluik Gadang 2026’, Ribuan Warga Padati Mesjid Raya IKK Ali Mukhni

News139 Dilihat

Parit Malintang – Persada Post | Dari sumber yang dapat dipercaya menyebutkan, bahwa ribuan masyarakat memadati Masjid Raya IKK Ali Mukhni, Parit Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (24/8/2026) kemarin.

 

Ternyata, hadirnya warga tersebut adalah sekaitan dengan perayaan yang digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Dikatakannya, perayaan itu tidak hanya menjadi ajang religius, tetapi juga sarana pelestarian nilai-nilai budaya dan tradisi Islam yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Padang Pariaman.

 

Lebih lanjut, acara yang berpusat di Masjid Raya IKK Ali Mukhni tersebut, menghadirkan beragam kegiatan bernuansa keagamaan dan budaya yang sarat makna. Selama pelaksanaan, masyarakat disuguhkan dengan penampilan qasidah, tradisi malamang, marhaban, makan bajamba, Salawat Dulang, hingga zikir dan penyerahan sedekah.

 

John Kenedy Azis (JKA) selaku ‎Bupati Padang Pariaman menegaskan, bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, bukan sekadar agenda seremonial yang dilaksanakan setiap tahun. Lebih dari itu, katanya, Maulid Nabi menjadi momentum untuk kembali mengenang, mempelajari, dan meneladani akhlak serta perjuangan Rasulullah SAW.

 

“Rasulullah adalah teladan terbaik dalam kehidupan. Beliau mengajarkan kepada kita tentang kejujuran, kesabaran, kasih sayang, persaudaraan, kepedulian kepada sesama, serta pentingnya menjaga persatuan. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita hidupkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar JKA.

 

Ia juga mengapresiasi tingginya semangat gotong royong masyarakat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Beragam rangkaian acara telah disiapkan, mulai dari pembacaan Syarafal Anam, Tradisi Badikie, Tabligh Akbar, Shalawat Dulang, Malamang, Makan Bajamba hingga Badoncek.

 

‎Sementara itu, Azwarman selaku Ketua Pelaksana Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 mengatakan, kegiatan itu merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam mengembangkan pariwisata berbasis budaya dan religi.

 

Ia mengatakan lagi, selain menjaga kelestarian tradisi, penyelenggaraan Mauluik Gadang juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, pelaku seni, dan kuliner lokal.

 

‎Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Mauluik Gadang sebagai momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. (Rel)


Reporter: Rahmat Hasan Suwandi

Editor: RAU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *