Pesisir Selatan – Persada Post | Merasa dirugikan dan selalu dimintai uang, Yesi Harmayeni (38), seorang seniman dan merupakan warga Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), melaporkan salah seorang oknum Anggota DPRD Pesisir Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan inisial ‘DM’, Rabu (25/1/2023) kemarin ke Polres Pessel.
Kepada Persada Post, Yesi mengakui merasa sangat dirugikan oleh ‘DM’, yang merupakan Anggota DPRD Kabupaten Pessel tersebut. Ia menyebutkan, bahwa DM selalu meminta dirinya memberikan sejumlah uang untuknya dan keluarganya, dengan berbagai iming-iming dan harapan.
“Ya, sering Pak, bukan hanya dia (DM.red), tapi juga anak-kemenakan dia yang meminta uang kepada saya. Namun, apa yang ia iming-imingkan (bujuk rayu), tidak ada sama sekali. Sebenarnya saya juga niat membantu, disamping ada iming-iming begana-begini itu. Tapi, saya dan suami sudah sangat merasa tertipu dan dimanfaatkan jadinya. Siapa yang tidak sakit hati dibuat begitu,” ujar Yesi, Jum’at (27/1/2023).
“Bukan hanya uang, beberapa kepentingan yang selalu dibebankan ke saya, seperti; ada yang warga yang pesta, minta pelaminan ke saya, proposal dari tim dia ke saya juga, karangan bunga dan banyak lagi. Termasuk istrinya (maksudnya istri DM), juga kalau ada keperluan bepergian, minta uang ke saya, buktinya sudah saya serahkan ke penyidik di Polres Pessel,” bebernya.
“Karena tidak ada itikad baik dan kami dirugikan cukup banyak, makanya kami laporkan saja lagi ke Polisi. Sudah janji juga mau datang ke rumah saya mau menyelesaikan, faktanya tidak ada hingga hari ini,” imbuhnya.
“Malah, kalau dia (DM.red) sendiri juga sering datang kerumah saya meminta uang. Kalau tidak saya kasih, kan kasihan juga. Tapi apa, balasannya begini, tentu kami tidak terimalah,” tegasnya.
Menyikapi hal itu, Ari Nurkomari, yang merupakan pimpinan Lembaga Penyiaran Swasta yang ada di kabupaten Pessel dan juga pimpinan Media Cetak (Koran Painan Post), ketika mengetahui kondisi tersebut dari Yesi, sangat menyayangkan perbuatan dugaan penipuan yang dilakukan oleh ‘DM’, yang seharusnya sebagai Anggota DPRD, tidak melakukan hal-hal demikian kepada rakyatnya.
“Kalau kepada Anggota DPRD, siapa sih warga yang tidak percaya. Apalagi, yang saya ketahui, bersangkutan (DM.red) Dapil (Daerah Pemilihan)-nya disana, Batang Kapas. Maka, wajar Yesi awalnya percaya. Ya, mungkin disertai bujuk rayu jugalah, atau ada janji-janji tertentu. Tapi, ini saya sangat menyayangkan kejadian ini kok ada pula di Pessel ini?,” ulas Ari Nurkomari, kepada Persada Post.
“Kalau Yesi punya bukti yang akurat dan akhirnya Polisi membuktikannya dengan penyidikan yang objektif terkait dugaan penipuan tersebut, ini preseden buruk di Pessel. Apalagi, seorang Anggota DPRD, yang seharusnya menyerap aspirasi rakyatnya, malah sebaliknya, menzolimi. Saya sebagai Insan Pers di Pessel ini, tentu sudah mengamati banyak hal, baik itu polemik dan kurenah yang terjadi, tapi kalau apa yang dilakukan oleh oknum tersebut, itu namanya terlalu. Yesi harus mendapatkan keadilan dan Polisi harus segera bertindak,” bebernya.
Sementara itu, pada hari yang sama (Jum’at Tanggal 27 Januari 2023) di Belakang RSUD Pessel, Persada Post mendapatkan konfirmasi istri ‘DM’, inisial ‘MM’. Pada kesempatan konfirmasi tersebut, MM mengakui bahwa uang yang diberikan Yesi adalah hutang piutang suaminya, tidak ada janji-janji apapun.
“Itu kan hutang piutang. Apalagi suami saya juga sering membantu Yesi, wajar juga dong Yesi membantu dia. Tidak ada janji-janji ke Yesi,” ungkap MM.
Dilain sisi, dari penelusuran Persada Post, Yesi mengaku sudah dirugikan lebih kurang Rp. 50Juta, berupa permintaan uang, barang dan fasilitas lainnya oleh DM. Ironinya, DM dan termasuk anak-kemanakannya di Batang Kapas, sangat sering dan berulang kali meminta uang dan barang tersebut kepada Yesi, dengan berbagai alasan dan bujuk rayu.
“Iya, Pak. Ada saja alasannya meminta uang kepada saya. Yang namanya percaya, ya saya berikan saja. Tapi, sekali lagi, saya dan suami merasa sangat dimanfaatkan, kami merasa tertipu dan dizolimi. Sebagai Anggota DPRD, tidak semestinya perbuatan ini dilakukan kepada rakyatnya sendiri, apalagi di Dapil dia dan kami juga pemilih di Pileg (Pemilihan Legislatif) 2019 lalu, sehingga dia duduk manis saat ini di DPRD Pessel,” pungkas Yesi, berlinang air mata. (Delta Tim/ RPG Networks)
