Waduh! Ada Dugaan Kecurangan Pemilihan Ketua RT 12/ RW 04 di Paseban Kecamatan Senen Mencuat

Peristiwa1436 Dilihat

Jakarta – Persada Post | Tampaknya dugaan kerusakan demokrasi di Indonesia, bukan hanya terjadi pada tingkatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pilpres (Pemilihaan Presiden) saja. Ternyata, setingkat pemilihat Ketua RT (Rukun Tetangga) juga terjadi adanya dugaan kecurangan dan intimidasi terhadap warga, agar memilih salah-satu calon.

 

Dugaan kecurangan pemilihan Ketua RT itu terjadi di RT 12/ RW 04, Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Kota Jakarta Pusat, sebagaimana data informasi dan konfirmasi yang dilakukan oleh Redaksi Persada Post, baru-baru ini.

 

Dugaan adanya potensi kecurangan dan intimidasi yang dilakukan oleh oknum tim sukses dari salah satu calon dalam pemilihan Ketua RT itu, mencuat setelah adanya surat pengaduan warga yang berhasil diperoleh media ini.

 

Dalam surat itu membeberkan, bahwa adanya pengiriman pesan melalui WhatsApp dan verbal/ lisan, kepada sejumlah warga di lingkungan RT 12/ RW 04. Warga menerima pesan melalui aplikasi WhatsApp secara pribadi (japri) dari oknum tim sukses calon nomor urut 2.

 

Dalam pesan tersebut, warga diarahkan untuk mendukung calon nomor 2 dengan cara yang tidak sehat, yaitu dengan menyebarkan keburukan calon nomor 1. Menurut warga pelapor (nama dirahasiakan), hal tersebut sangat meresahkan, karena keburukan yang disampaikan tidak memiliki bukti yang jelas dan dapat dikategorikan sebagai fitnah.

 

Anehnya lagi, adanya janji jabatan kepada Tim Sukses (Timses) Nomor Urut 2. Yakni, Timses Calon Nomor 2 dijanjikan jabatan, apabila calon tersebut terpilih sebagai Ketua RT atau Ketua RW. Hal ini menyebabkan adanya upaya dan kuat dugaan, mereka (calon nomor urut 2) untuk melakukan politik uang dan tekanan kepada warga sebelum pemilihan berlangsung.

 

Parahnya lagi, masih menurut sumber yang sama, adanya diintimidasi melalui pesan WhatsApp dan langsung melakukan kunjungan ke warga-warga.

 

Hal itu dilakukan, selain pengiriman pesan melalui WhatsApp. Alhasil, beberapa warga melaporkan bahwa mereka juga didatangi secara langsung oleh tim sukses calon nomor 2. Dalam kunjungan tersebut, tim sukses memberikan tekanan dengan menyebutkan bahwa mereka akan mendapatkan keuntungan pribadi apabila calon nomor 2 terpilih.

 

“Tekanan ini dirasakan oleh warga Paseban, sangat tidak etis dan mengganggu proses demokrasi yang jujur dan adil,” ungkap sumber itu.

 

Selain itu, kata sumber yang sama, dugaan politik uang dan janji sejumlah uang, juga dilakukan oleh oknum Timses Nomor Urut 2 RT 12/ RW 04 Paseban tersebut.

 

“Ditemukan adanya dugaan politik uang yang dilakukan oleh oknum tim sukses calon nomor urut 2, dimana warga menerima tawaran sejumlah uang sebagai imbalan jika mereka memilih calon tersebut. Hal ini merupakan bentuk pelanggaran serius yang mencederai prinsip keadilan dan transparansi dalam proses pemilihan,” bebernya.

 

“Jumlah pemilih yang sangat sedikit. Kami juga ingin mengungkapkan, bahwa jumlah pemilih yang memberikan suara dalam pemilihan ini sangat sedikit, kurang dari 50% dari total warga. Hal ini tidak mewakili aspirasi seluruh warga dan dapat dianggap tidak sah,” pungkas sumber itu.

 

Sementara itu, Redaksi Persada Post mencoba mengkonfirmasi perihal dugaan kecurangan itu kepada Camat Senen, namun tidak mendapatkan tanggapan hingga saat ini. Konfirmasi pun berlanjut kepada Lurah Paseban, Hagi Teugeuh, Senin (21/10/2024) kemarin.

 

“Sedang kita cek (dugaan kecurangan Timses Nomor Urut 2 Calon RT 12/ RW 04 Kelurahan Paseban) dan kita koordinasikan pak ke panitia pemilihan dan perangkat wilayah,” ujar Hagi Teugeuh, kepada Persada Post, saat dikonfirmasi. Namun, hingga jelang berita ini dimuat tidak ada lagi tambahan keterangan lainnya.

 

Masih pada konfirmasi terkait, Persada Post juga melakukan kontak WhatsApp konfirmasi dengan Widya selaku pihak Inspektorat Pembantu Kota Jakarta Pusat, khususnya wilayah Kecamatan Senen.

 

“Kami baru mendapatkan informasi dan sedang dilakukaan telaahan Pak,” ujar Widya, singkat.

 

Dilain sisi, Persada Post kemudian melakukan penelusuran mendatangi Kelurahan Paseban, setelah melakuan konfirmasi melalui saluran WhatsApp itu.

 

Dari penelusuran tersebut, juga didapat dugaan rangkaian multi efek player dari pemilihan RT 12/ RW 04 Paseban tersebut, yang mengarah pada kepentingan yang lebih besar, salah-satunya terkait dengan proyek-proyek yang disinyalir dapat mendatangkan keuntungan bagi orang-orang dan pihak tertentu.  (Delta Team)