Kasus SPBU, Pihak Polres Agam Terkesan Enggan Ditemui: Ada Uang yang Beredar?

Utama1726 Dilihat

Tiku – Persada Post | Karena permintaan Ipda Riqoel selaku Kepala Unit (Kanit) Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) Sat Reskrim (Satuan Reserse Kriminal) Polres Agam, yang hanya berkenan diwawancarai langsung dan tidak bisa dilakukan via WhatsApp atau telepone, terkait dugaan pengoplosan pertalite dengan solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Nomor: 14.264.581, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Delta Team Persada Post mendatangi Lubuk Basung, ibukota Kabupaten Agam, Jum’at (17/5/2025).

 

Baca> SPBU Tiku Selatan Diduga Campur Pertalite dengan Solar, APH Masih Mendalami Katanya

 

Namun, sejak sebelum keberangkatan Delta Team dari Kota Padang, hingga sampai di Lubuk Basung, Kanit Tipidter tidak merespon sama sekali telephone hingga chat WhatsApp Redaksi Persada Post.

 

Belum tahu persis apa alasannya, tidak memberikan respon upaya konfirmasi  dan kedatangan Persada Post tersebut. Termasuk, hingga berita ini dimuat, yang bersangkutan tidak bergeming sama sekali, alias diduga kuat bungkam.

 

Sementara itu, sehari sebelum turun ke Lubuk Basung, Kamis (15/5/2025), AKBP Muari selaku Kapolres Agam, menyampaikan informasi, bahwa terkait dugaan tindakan SPBU itu, pihaknya saat ini sedang melakukan riksa (pemeriksaan).

 

“Kita mau riksa SPBU. Kita lagi proses lanjut, nanti ke Kasi Humas,” ujar Muari, singkat.


Malam Kejadian, Tim yang Turun Terima Uang dari Pihak SPBU

Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh Persada Post, pada malam kejadian, Rabu (7/5/2025), saat diketahuinya pengoplosan di SPBU Tiku itu disebutkan, bahwa tim yang turun kelapangan menerima sesuatu dari pihak SPBU.

 

“Terkait kasus tersebut sekarang beredar informasi, bahwa tim yang turun kelapangan saat malam itu telah menerima sejumlah uang,” tulis sumber informasi, yang tidak dapat disebutkan namanya.

 

Persada Post juga sempat melakukan konfirmasi kepada Kapolres Agam dan Kanit Tipidter terkait informasi tersebut, tetapi lagi-lagi keduanya tidak memberikan respon dengan konfirmasi informasi itu. Artinya, sehingga tidak jelas; siapa tim yang dimaksud sebenarnya, yang dituding menerima uang dari pihak SPBU Tiku tersebut. (Delta Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar