Tasman Blokir WA Pemred Persada Post, inilah Penyebab Bank Nagari Diduga Rugikan Sumbar Rp. 52 Miliar

Ekonomi8388 Dilihat

Padang – Persada Post | Setelah terbitnya berita Persada Post, yang berjudul (Klik): Bank Nagari Diduga Rugikan Sumbar Rp. 52 Miliar terkait ‘Hapus Buku’, Tasman Diam?, nomor WhatsApp (WA) Pemimpin Redaksi (Pemred) Persada Post diduga kuat telah diblokir oleh Tasman selaku Pimpinan Divisi Sekretariat Perusahaan (Sekper) Bank Nagari, Selasa (24/6/2025) siang.

 

Disinyalir, pemberitaan itu mengakibatkan kepanikan bagi Tasman dan dimungkinkan pula terhadap para Direksi Bank Nagari. Tetapi, sebelum berita itu dimuat, Tasman sebagai corong Bank Nagari, dengan melingkupi juga fungsi kehumasan, ternyata tidak kooperatif dengan Persada Post ketika dikonfirmasi terkait temuan dugaan kerugian hapus buku Bank Nagari tersebut.

 

Kemudian, berdasarkan temuan BPK RI yang diperoleh  Persada Post dari sumber terpercaya, bahwa penyebab dan kelemahan pengendalian Bank Nagari, yang diduga merugikan Sumatera Barat (Sumbar) hingga kurang lebih Rp. 52 Miliar itu, terdapat 4 (empat) point.

 

Yakni, pertama, Direksi Bank Nagari memberikan persetujuan hapus buku tanpa mempedomani ketentuan Bank Indonesia tentang tahapan upaya penyelamatan kredit, terutama pelelangan agunan. Kedua, Pemimpin Divisi Penyelamatan Kredit diduga lalai dalam memberikan rekomendasi hapus buku sebelum upaya maksimal dilakukan untuk memperoleh kembali aset produktif.

 

Lalu, ketiga, Divisi Kepatuhan Bank Nagari tidak optimal dalam memastikan seluruh sistem dan prosedur kredit telah sesuai dengan regulasi yang berlaku. Dan, terakhir, keempat, Pemimpin Cabang tidak menjalankan langkah pemulihan aset produktif secara menyeluruh sebelum mengajukan penghapusbukuan kredit. (Delta Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

  1. Beritanya bagus, tapi sebaiknya dijelaskan apa itu penghapus bukuan..? Yang menjadi topik utama dalam pemberitaan ini

  2. Terkait Hapus Buku, memang akhirnya akan kita jelaskan juga pada berita selanjutnya. Terima kasih sudah memberikan masukan.