Kalbar – Persada Post | Turnamen Balap Motor Gastrack yang digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu, 31 Januari hingga 1 Februari 2026 kemarin, di Sirkuit Gastrack Sungai Melayu Raya, Desa Sungai Melayu, Kecamatan Sungai Melayu Raya, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), berlangsung meriah dan mendapat antusias tinggi dari masyarakat.
Sumber kepada Persada Post menyebutkan, bahwa sejak hari pertama pelaksanaan, ratusan pembalap dari berbagai daerah ambil bagian dalam kompetisi ini. Berbagai kelas balapan dipertandingkan, mulai dari kelas lokal hingga kelas utama, dengan lintasan tanah yang menantang dan menyuguhkan persaingan sengit di setiap sesi perlombaan.
Diketahui, kegiatan itu dilaksanakan di sirkuit milik Sudar, yang turut hadir langsung menyaksikan jalannya turnamen. Dalam sambutannya, Sudar menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan event gastrack tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia, para pembalap, serta masyarakat Sungai Melayu Raya yang telah mendukung kegiatan ini. Alhamdulillah, turnamen gastrack yang digelar selama dua hari ini berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Sudar.
Lebih lanjut, Sudar mengatakan, sebagai pemilik sirkuit ia menegaskan, bahwa turnamen ini bertujuan untuk menyediakan ruang positif bagi generasi muda dalam menyalurkan hobi dan bakat balap secara resmi dan aman.
“Dengan adanya sirkuit dan event resmi seperti ini, kami berharap dapat mengurangi balap liar dan membangun budaya olahraga otomotif yang sehat serta menjunjung tinggi sportivitas,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan harapannya kepada pemerintah daerah setempat, agar ke depan dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengembangan olahraga otomotif di Kabupaten Ketapang.
“Kami berharap pemerintah dapat ikut mendukung pengembangan sirkuit dan pembinaan atlet otomotif, sehingga ke depan Ketapang bisa melahirkan pembalap-pembalap berprestasi,” harapnya.
Pada kesempatan yang sama, turnamen gastrack itu juga turut dihadiri langsung oleh Deni selaku Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) LIDIK KRIMSUS RI Ketapang, yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan positif tersebut. Ia menilai event ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga berdampak pada pembinaan generasi muda serta pergerakan ekonomi masyarakat.
Diakui oleh banyak pihak, selain menjadi tontonan menarik bagi masyarakat, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar, khususnya pelaku UMKM. Selama pelaksanaan turnamen, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.
“Turnamen gastrack Sungai Melayu Raya ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin dan menjadi salah satu ikon olahraga otomotif di Kabupaten Ketapang pada masa mendatang,” ungkap Deni. (**)






