Terbongkar, Ternyata inilah Motif Intania Bongkar Kasus Besar dan Korupsi di Tanah Datar

Profil312 Dilihat

Pagaruyung – Persada Post | M. Intania, SH adalah sosok yang unik dan energik, serta dapat dikatakan sebagai asset SDM (Sumber Daya Manusia) berharga untuk Luhak Nan Tuo, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

 

Intania ini multi talenta. Ia bukan hanya berprofesi sebagai lawyer/ pengacara, tapi juga piawai dalam menulis dan sekaligus juga seorang jurnalis pada sebuah media lokal yang cukup aktif; www.jurnalminang.id.

 

Teranyar, di daerah itu (Kabupaten Tanah Datar), Intania sudah banyak membongkar beberapa kasus besar, mulai dari kasus lahan sekolah, kasus pungli dan yang lainnya.

 

Dan, yang santer dan cukup besar, akhir-akhir ini ia membongkar dan mengawal kasus korupsi Alat Kesehatan (Alkes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ali Hanafiah Batusangkar Tahun Anggaran (TA) 2023 dan penyelewengan keuangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tuah Sepakat TA 2022, 2023 dan 2024.


Baca>> Wow! Dua Dugaan Korupsi Besar di Tanah Datar, Intania: Bupati Harus Gentleman!


Persada Post kemudian mendalami motif atau tujuan Intania melakukan semua itu. Dengan komunikasi dan penelusuran yang cukup intensif, Intania mengakui; bahwa dirinya merasa tidak bisa tinggal diam, sesuatu kemungkaran terjadi begitu saja di daerah tersebut.

 

Menurutnya, terutama menyoal kasus korupsi, hal tersebut bukan hanya dapat menyisakan kerugian terhadap keuangan daerah dan negara, tetapi juga dapat menyesengsarakan masyarakat Tanah Datar, baik secara langsung maupun tidak langsung.

 

Sehingga, tindakan Intania dalam menegakkan keadilan dan mengungkap kebenaran dibeberapa kasus tersebut, disinyalir membuat beberapa pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar dan para mafia lokal di daerah itu cukup mengerjit kening dan resah.

 

Sementara itu, Intania juga tidak dapat menepis, bahwa dalam melakukan semua itu, ia tentunya juga menghadapi tantangan, kendala-kendala, termasuk juga berpotensi adanya ancama verbal maupun fisik, apabila ada pihak-pihak yang merasa tidak senang dengan hal tersebut.

 

Namun, hingga saat ini, Intania terus bersuara dengan tulisan-tullisan dan beritanya di media, serta termasuk Media Sosial (Medsos), tanpa henti dan tidak mengubris rasa lelah yang mungkin ada. (Rico AU)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar