Ondeh! Ditanya Soal Kasus Nia Kayu Tanam, Suhatri Bur Bungkam: What is Happening?

Peristiwa1778 Dilihat

Jakarta – Persada Post | Teranyar, kematian tragis Nia Kurnia Sari (NKS), gadis penjual gorengan baru-baru ini di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, bukan hanya viral dan menyisakan kesedihan, tetapi juga menimbulkan banyak tanda tanya.

 

Efek domino dari kematian NKS, juga kabarnya menyorot peranan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, terkait peranan dan fungsinya secara hierarki pemerintahan kabupaten hingga pemerintahan terendah di daerah itu, setingkat nagari.

 

Sebab, peristiwa NKS hanyalah gunung es dari beberapa peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini di daerah itu. Dimana, diketahui adanya beberapa kejadian yang cukup memalukan, sebelum peristiwa NKS.

 

Maka, selain fungsi Tigo Tali Sapilin dan Tigo Tunggu Sajarangan, yakni: Ninik Mamak, Cadiak Pandai dan Alim Ulama, dalam mengayomi suku, kaum dan nagari, fungsi pemerintah sangat menentukan untuk meminimalisir kriminalitas, serta menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

 

Sekaitan hal itu, Redaksi Persada Post langsung mengkonfirmasi Suhatri Bur, selaku Bupati Padang Pariaman, melalui telephone dan chat WhatsAp-nya, Senin (16/9/2024).

 

Ketika ditanya apa pandangan, tanggapan dan tindakannya selaku Bupati, Suhatri Bur hingga berita ini dilansir, tidak memberi tanggapan sama sekali, alias bungkam.

 

Kondisi ini amat sangat disayangkan bagi seorang figur public seperti Suhatri Bur. Terlepas sedang sibuk mengurus politik, karena semakin dekatnya Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah), tidak seharusnya ia bisa mengenyampingkan kasus yang sangat fundamental tersebut, minimal memberikan keterangan kepada Pers yang sedang melakukan konfirmasi. (Rico AU Dato Panglima)