Pertemuan Djamari Chaniago dan Prof. Anul Zufri di Kemenko Polkam: Apa yang Dibicarakan?

Nasional244 Dilihat

Jakarta – Persada Post | Prof. Anul Zufri. Ph.D, penulis dan jurnalis asal Sumatera Barat (Sumbar), yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Penulis dan Jurnalistik Indonesia (IPJI) Sumbar membeberkan kepada Persada Post, bahwa dirinya telah bertemu dengan Jendral  TNI (Purn) Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam), Selasa (7/4/2026) kemarin, di Kemenko Polkam, Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 15, Jakarta Pusat.

 

“Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Dalam kesempatan itu kami yang juga selaku Wakil Rektor IV Asean University International Malaysia (AUI) didampingi oleh Sekretaris Naufal Zahtian S.Kom, diskusi ini membahas terkait berbagai isu strategis, khususnya mengenai arah pembangunan Indonesia ke depan,” ungkap Anul Zufri, melalui chat WhatsAppnya, kepada Persada Post.

 

“Usai pertemuan, saya menyampaikan bahwa diskusi yang berlangsung membahas pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong kemajuan bangsa, baik dari sisi pendidikan, stabilitas nasional, maupun penguatan sumber daya manusia,” imbuhnya.

 

Lebih lanjut Anul Zufri memaparkan, bahwa peran perguruan tinggi dan media memiliki kontribusi penting dalam menciptakan generasi yang unggul serta menjaga keseimbangan informasi di tengah dinamika global yang terus berkembang.

 

“Menko Polkam RI, Djamari Chaniago, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” beber Anul Zufri.

 

“Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan kerja sama antara institusi pendidikan, media, dan pemerintah, demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju, aman, dan berdaya saing di masa depan,” pungkasnya.

 

Diakhir pertemuan, Anul Zufri menyerahkan sebuah buku yang berjudul ‘Minang vs Yahudi’ kepada Djamari Chaniago. Kata Anul, isi buku tersebut membicakan tentang budaya dan ilmu pengetahuan. (Rico AU)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *