ANTUSIAS dan semangat serta kepedulian Andre Rosiade untuk Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), patut mendapatkan apresiasi. Berbagai bantuan sosial ia realisasikan untuk warga Sumbar, program dan anggaran pusat ia boyong ke Sumbar, serta banyak lagi aktivitas positif lainnya, sejak Andre terpilih sebagai Anggota DPR RI di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.
Sementara itu, Andre juga tidak segan – segan menggiring dirinya bakal maju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)/ Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumbar 2024 mendatang.
Hal itu terbukti, di beberapa acara dan publikasi media sosial serta media massa, ia meyakini akan maju Bakal Calon (Balon) Gubernur Sumbar dan mendukung Prabowo Subianto (Ketua Umum DPP Gerindra) untuk jadi Presiden RI.
Oleh sebab itu, karena Andre memang asli orang Minang (Putera Sijunjung/ Lansek Manih), tentu ia tahu juga bagaimana kearifan lokal orang minang, yang jika memilih pemimpin, akan merujuk minimal pada 3 kriteria, yaitu; Tokoh, Takah dan Tageh (3T). Tidak perlu dijelaskan soal 3T, Andre pasti tahu itu.
Selain itu, perihal yang tidak boleh terlewatkan oleh Andre adalah dukungan perempuan, terutama para srikandi kader Partai Gerindra, selaku ia juga Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar.
Dimanapun, dukungan perempuan dalam politik, sangat menentukan. Apalagi, Minangkabau sangat menjunjung tinggi peran Bundo Kanduang (Chek googgle; ketik Bundo Kanduang Minangkabau).
Itu artinya, perempuan dan/ atau Bundo Kanduang, harus dihebatkan dan diperhatikan dengan baik oleh Andre Rosiade, jika dirinya memang serius maju untuk Gubernur Sumbar.
Belum terlambat bagi Andre Rosiade untuk merangkul dan menghebatkan perempuan di Sumbar. Tentunya, Andre tidak sendiri, pemahaman dukungan kepada perempuan ini juga mesti dianulir oleh tim yang selalu memberikan masukan kepadanya. (*)
*). Oleh:
Rico Adi Utama Dato Panglima
Direktur Eksekutif POLEGINS (Political and Legal Institute)






