Sumbar Tenang Saja, ada Anak Prabowo: Uang Pemerintah Pusat sudah Banyak ‘Diseret’!

Utama86 Dilihat

Padang – Persada Post | Memang bukan isapan jempol belaka. H. Andre Rosiade, SE, tidak bercanda dengan ucapannya dulu dihadapan masyarakat, saat ia turun ke lapangan dan bertepatan dalam momentum prosesi Pemilihan Presiden (Pilres) 2024 sedang berjalan. Ia dengan lantang mengatakan waktu itu, bahwa dana pusat akan gampang ‘diseret’/ dibawa ke Sumbar (Sumatera Barat), jika Prabowo Subianto jadi Presiden Republik Indonesia.

 

Sebab, ia mengakui; bahwa Prabowo Subianto itu adalah ‘apak’nya (Indonesia: ayahnya atau orang tuanya). Perkataan itu viral dan sempat pula ada cemohoan dari beberapa pihak, karena dianggap terlalu ‘overacting’ atau bahasa gaulnya ‘buang master’.

 

Pernyataannya itu menjadi nyata satu-persatu. Dana pusat belasan hingga puluhan trilun rupiah, mengalir dengan deras ke Sumbar; mulai untuk pembangunan infrastruktur hingga recovery bencana alam, beberapa waktu yang lalu.

 

Untuk diketahui, dana tersebut bukanlah dana pribadi atau simpanan Prabowo Subianto, tetapi bersumber dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Andre Rosiade hanya melakukan lobby dan upaya-upaya masif, sehingga dana APBN tersebut dapat ‘diseret’ sesuai yang diinginkan.

 

Dilain sisi; sebenarnya bukan hanya karena lobby saja, Prabowo memperhatikan Sumbar. Ada beberapa fakta emosional ia dengan Minangkabau dan warganya, serta ia mengakui memiliki hubungan khusus dan sejarah panjang dengan Tanah Minang dan rakyat Minangkabau.

 

Mengutip beberapa sumber, bahwa kedekatan sejarah dan emosional antara Presiden Prabowo dengan masyarakat Sumatra Barat (Minang) berakar dari beberapa faktor penting: pertama, Pernah Tinggal di Sumatra Barat saat Kecil. Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya pernah tinggal di Sumatra Barat semasa kecil. Pengalaman masa kecil tersebut membuatnya menyaksikan langsung bagaimana karakter masyarakat Minang yang teguh pada prinsip, berani, dan setia.

 

Kedua, keluarga Prabowo memiliki benang merah sejarah yang kuat dengan tokoh-tokoh besar asal Minangkabau. Ayahnya, Prof. Sumitro Djojohadikusumo, memiliki hubungan dekat dan pernah menjadi asisten pribadi tokoh nasional seperti Sutan Sjahrir. Selain itu, keluarga Prabowo juga memiliki kedekatan historis dengan Mohammad Hatta (Bung Hatta). Generasi tua di Ranah Minang pun masih mengingat dengan baik jasa dan sosok Prof. Sumitro.

 

Ketiga, pada saat kunjungan resminya ke Sumatra Barat (seperti saat menghadiri acara adat di Istano Basa Pagaruyung) beberapa bulan lalu, Prabowo secara terbuka menyatakan bahwa dirinya merasa berutang budi kepada rakyat Minangkabau. Hal ini tidak lepas dari besarnya kesetiaan dan dukungan politik yang selalu diberikan oleh masyarakat Sumatra Barat kepada dirinya dalam berbagai kontestasi pemilu.

 

Jadi, sebenarnya Prabowo sangat faham dengan Sumbar. Maka, sangat wajar saat ia berkuasa sekarang, Sumbar tetap menjadi perhatiannya. Jadi, bisa dikatakan Sumbar cukup aman kali ini soal ‘kue’ pembangunan, dibandingkan presiden sebelumnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar