Solok – Persada Post | Ketika H. Andre Rosiade, SE telah melepas 100 unit bus, beberapa hari yang lalu dari Senayan (Jakarta), yang mengantarkan perantau Minang mudik ke kampung halamannya, hal itu mendapat sambutan hangat dan bermakna dari salah-seorang Anggota DPRD Solok (Partai Gerindra), Tasman Putra.
“Momentum Pulang Basamo Nasional 2025 ini, membuat kami di ranah (kampung halaman) tergugah, dengan upaya Pak Andre Rosiade memudahkan perantau Minang mudik, termasuk perantau dari Kabupaten Solok. Maka dari itu, bagi para perantau Solok yang sudah pulang dan yang akan pulang, sekitar 150 unit bus lagi yang disiapkan oleh Pak Andre, agar melihat Solok ini bagaimana kedepannya,” ujar Tasman Putra, Anggota DPRD Solok yang juga berasal dari Insan Pers tersebut, Jum’at (21/3/2025).
“Bapak Andre Rosiade, yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Sumbar, selalu menghimbau kami para kader agar Gerindra harus benar-benar terasa kehadirannya ditengah masyarakat. Oleh sebab itu, sebagai kader, saya ingin merangkul para perantau yang sudah pulang baik dengan armada pulang basamo atau dengan armada pribadi dan yang lainnya,” imbuh Tasman.
“Karena jujur ya, membangun ranah ini tidak bisa hanya oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Solok, DPRD dan semua stakeholder yang ada di ranah saja. Tetapi, kontribusi para perantau, juga sangat membantu dan menentukan nasib Solok kedepannya, apapun peran dan posisi mereka di rantau,” beber Tasman.
Lebih lanjut Tasman menjelaskan, bahwa dengan kemajuan teknologi saat ini, terutama Media Sosial (Medsos) dan termasuk Media Massa (media online), sangat mumpuni membuat ranah dan rantau terhubung efektif. Jadi, katanya, perantau bukan hanya dapat memantau, tetapi juga dapat membuat gerakan pembangunan ranah dari rantau.
“Tinggal Pemda Solok memanfaatkan kondisi sinergitas ranah-rantau ini saja, dengan baik dan bijaksana, In Syaa Allah sangat bisa. Kan kita ada pepatah ya di Minang: Karatau madang di hulu, babuah babungo balun, marantau bujang dahulu, di rumah paguno balun (Artinya: Agar anak muda Minangkabau berani merantau untuk memberikan manfaat besar kepada kampung halamannya). Jadi, merangkul perantau adalah sesuatu yang sangat mungkin sekali,” pungkas Tasman, penuh harap. (RAU)
