Arosuka – Persada Post | Sosok pejabat yang satu ini, tidak sulit dan tidak enggan, apalagi menolak menerima saran, masukan dan evaluasi dari siapapun alias tidak anti kritik.
Ia bernama Medison, S.Sos, M.Si, yang saat ini menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Solok, dibawah kepemimpinan DR (HC) Jon Firman Pandu, SH – H. Candra, SH.I (JFP-Candra) selaku bupati dan wakil bupati Solok.
Tak pelak, akhir-akhir ini sangat banyak kritik yang baik secara langsung maupun tidak langsung datang kepada Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Solok, dan beberapa diantaranya menyasar Medison.
Sebagai seorang Sekda, yang menjalankan ‘dapur’ pemerintahan, ketika ‘rasa’ program pemerintahan itu belum dapat diterima oleh semua kalangan, apalagi yang belum tuntas sempurna, kritik tentunya dapat menjadi ‘alarm’ bagi Medison, agar lebih teliti, lebih hati-hati dan tentunya lebih efektif serta efesien.
Ketika ditanya kepadanya, beberapa waktu yang lalu, ia tidak sedikitpun menunjukkan sikap, apalagi memberikan pernyataan alergi dengan kritik dari siapapun dan dari arah manapun.
Ia mengakui, tidak dapat menghindari kritik tersebut. Namun, menurutnya yang perlu dilakukan adalah bekerja maksimal dan amanah, yang barang tentu juga harus berbanding lurus dengan program yang diusung pasangan JFP – Candra. (Rico AU)






