Padang – Persada Post | William Nursal Devarco atau yang akrab disapa Pax Alle mendesak Panitia Muswil (Musyawarah Wilayah) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), agar menangguhkan pencalonan Hamdanus sebagai Ketua KONI Sumbar.
Hal itu dinyatakan oleh Pax Alle, karena Muswil tersebut sudah semakin dekat dan sudah mencari diskusi yang hangat ditengah penggiat, atlet dan organisatoris olahraga di daerah itu.
“KONI itu memiliki peran yang sangat vital dan pengaruh kuat dalam dunia olah raga. Siapapun calon yang diusung harus siap dan tentu bersih dulu,” ungkap Pax Alle, melalui press release resminya kepada Persada Post, Selasa (11/3/2025) malam, melalui pesan WhatsApp-nya.
Selaku pendiri komunitas Solidaritas Peduli Olah Raga di Sumbar, ia mengingatkan semua pihak terkait lebih serius hati-hati. Asal usung demi kepentingan pribadi atau pun kelompok tertentu saja akan sangat tak baik bagi Koni. Tetapi, dalam pernyataan tersebut, Pax Alle tidak menyinggung sama sekali nama Hamdanus dan hanya ada di judul release saja.
“Saya tidak merasa dibahas dalam berita (press release Pax Alle), walau nama saya diseret di judul berita, ado-ado sajo kerajo kawan ko (Indonesia: Ada-ada saja kerja kawan itu),” ujar Hamdanus, pada hari yang sama.
Lebih lanjut, Pax Alle menegaskan, bahwa pihak yang diusung memastikan diri bersih, tak ada beban dan memiliki niat baik, integritas memadai serta menjalani prosedur sesuai ad art yang berlaku. Pihak pemerintah jika bisa ikut berperan aktif dalam proses ini meski tetap dalam posisi netral disamping menjamin kelancaran suksesi pergelaran muswil.
“Apa kita mau dan tega, KONI menjadi asalan saja?” ungkapnya mempertanyakan. Semua pihak yang memenuhi syarat berhak maju sesuai prosedural. Namun, jika pemimpin sebelumnya maju tak masalah asal tidak punya masalah,” beber Pax Alle.
“Peran aktif pemerintah penting dan tetap harus netral. Calon yang maju pun harus sedapat mungkin bersih, jika belum tangguhkan dahulu sebaiknya,” imbuhnya.
Ia beralasan, jika pemimpin sebelumnya diketahui bermasalah atau disinyalir bermasalah, jangan maju atau diusung. Pax Alle mewanti wanti semua pihak terkait tidak abaikan hal tersebut.
“Jika disinyalir ada masalah baik adminitrasi atau pun hukum, apalagi terkait KONI tentu tak bisa ditelolir. Yang benar saja Bung! Tapi, jika terbukti ia bersih dan memenuhi syarat harus diberi kesempatan. Jika sebaliknya, jangan ada yang membiarkan,” pungkas Pax Alle.
Terakhir, Ia pun menambahkan, akan terus memantau prosesi jelang Muswil KONI Sumbar, disamping membangun komunikasi dengan sejumlah elemen mengambil posisi mengawasi. (Rico AU)






