Ikuti Peresmian SPPG Nasional dari Sijunjung, Kapolda Sumbar: Perhatikan Quality Control Food Security!

Ekonomi740 Dilihat

Muaro Sijunjung – Persada Post | Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M. Si, CSF, Kapolda Sumatera Barat, mengikuti zoom meeting Peresmian 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nasional oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dari Polres Sijunjung (SPPG Polres Sijunjung 1 & 2), Kamis (17/07/2025) kemarin.

 

Ia tidak sendiri, Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah, S.IK, MH bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Sijunjung, Unsur Forkopimda Kabupaten Sijunjung, Ketua Yayasan Mursil Sinergi Kehidupan Antonio Oksa, S.E, Kepala OPD se Kabupaten Sijunjung, Pengurus dan staf Bhayangkari Polres Sijunjung dan kepala sekolah penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG), juga turut menyaksikan peresmian itu.

 

Untuk diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan 28 SPPG secara serentak dari 96 ribu penerima manfaat MBG. Ia mengharapkan dari kegiatan itu juga bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat disekitar SPPG.

 

Namun, yang tidak kalah pentingnya, pada kesempatan tersebut, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta sempat menjelaskan, bahwa dari 28 SPPG ada 2 SPPG yang dihadirkan oleh Polda Sumatera Barat yaitu SPPG Polres Sijunjung 1 dan SPPG Polres Sijunjung 2.

 

“Selanjutnya akan menyusul SPPG dari beberapa Polres se Polda Sumbar. Dan berdasarkan hasil penilaian tim kesiapan perangkat pendukungnya rata-rata sudah mendekati 70-80 persen,” kata Irjen Pol Gatot.

 

“Polda Sumbar mendukung penuh program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Saat ini sudah ada 195 SPPG yang sudah dibangun Polri secara nasional dan tingkat Polda Sumbar bekerja sama dengan Yayasan Mursil Sinergi Kehidupan dan siap beroperasi 2 SPPG. Setiap SPPG akan memproduksi 4000 paket makanan Bergizi,” bebernya.

 

“Diharapkan dari SPPG ini bisa mengcover 682.500 penerima manfaat dan membuka lapangan pekerjaan bagi 9 750 orang,” imbuhnya.

 

Ia juga berpesan agar seluruh SPPG dapat memperhatikan quality control food security. Dan, katanya lagi, agar seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat mendukung program MBG.

 

“Seluruh pekerja teknis yang terlibat dapat terus melakukan evaluasi terhadap makanan yang diproduksi harus memenuhi standar gizi dengan menu bervariasi sehingga sesuai dengan selera penerima manfaat,” tegas Irjen Pol Gatot. (Reza Perkasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar