Kapolres Kampar dampinggi TA Deputi V KSP RI tinjau Dapur MBG di Desa Sibiruang

"...terima kasih kami dari Kampar kepada bapak Prabowo. Karena, tidak hanya memberikan makanan bergizi gratis," ungkap Jefri Noer.

Daerah825 Dilihat

Riau – Persada Post | AKBP Mihardi M selaku Kapolres Kampar, ikut menghadiri peninjauan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Tenaga Ahli (TA) Deputi V Kantor Staf Presiden Republik Indonesia (KSP RI) dan dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) BUMDES Sibiruang dengan Yayasan Jefry Noer Madani di Desa Sibiruang, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Selasa (24/6/2025) kemarin.

 

Jefri Noer selaku Ketua Yayasan Jefry Noer Madani mengucapkan terima kasihnya utusan Kedeputian V KSP RI dan para undangan yang hadir. Ia mengatakan, bahwa di Kabupaten kampar terdapat sebanyak 77 dapur MBG dan memperkerjakan 3.850 orang. Maka dari itu, menurutnya, program MBG itu dapat mengurangi pengangguran dan menunjang perekonomian di Kabupaten Kampar.

 

“Telah kita lakukan percobaan MBG selama 2 minggu, ada kendala kecil seperti kepala sekolah kurang memahami. Sehingga, ompreng untuk makan siswa hilang seperti yang terjadi di SMA 2 Tambang,” ungkap Jefri Noer.

 

Dalam kegiatan itu, senada dengan Jefri Noer, Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, selain berterima kasih kepada KSP RI, ia juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

 

“Ucapan terima kasih kami dari Kampar kepada bapak Prabowo. Karena, tidak hanya memberikan makanan bergizi gratis, tetapi juga memberikan pekerjaan banyak orang dan menunjang perekonomian Kabupaten Kampar,” ujar Ahmad Yuzar.

Setelah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) BUMDES Sibiruang dengan Yayasan Jefry Noer Madani. (Foto: Humas Polres Kampar)

Sementara itu, masih dalam kesempatan yang sama, Letjen TNI (Purn) Arif Rahman selaku TA Deputi V KSP RI mengungkapkan, bahwa meyakini di Kampar itu program MBG akan berjalan lancar. Karena, menurutnya, Bupati Kampar sebelumnya sudah berpengalaman di bidang pemerintahan ditambah lagi Ketua Yayasan H. Jefri Noer yang juga pernah menjadi bupati dan tentunya juga berpengalaman.

 

“Semoga melalui kolaborasi lintas sektoral dan kesiapan infrastruktur MBG Kabupaten Kampar akan segera mendorong implementasi dan manfaat program MBG,” ungkap Arif Rahman. (Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *