Jakarta – Persada Post | Muhakam, SH, salah seorang tokoh Minang asal Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), dengan lantang menyerukan agar para perantau asal kampung halamannya itu (Sungai Limau.red), saatnya bersatu dibawah naungan organisasi IKRARS (Ikatan Keluarga Rantau Rumpun Sungai Limau).
“Pemikiran saya sederhana saja, selama ini para perantau Sungai Limau diseluruh penjuru Indonesia hingga dunia, belum seatap dan sepayung dalam hal organisasi. Dan, sayang sekali hal itu dibiarkan. Karena, apabila para perantau Sungai Limau ini disatukan, maka banyak sekali manfaat yang akan terjadi, tentunya untuk kebaikan kampung (ranah), maupun para perantau,” ujar Muhakam, Senin (12/1/2026), di Jakarta kepada Persada Post.
“Diantara banyak organisasi para perantau Sungai Limau, salah-satu organisasi yang sudah cukup besar dan didirikan sudah sangat lama dan sudah pula sangat kokoh, serta memiliki gedung sekretariat, sekaligus gedung serba guna dan mesjid sendiri di bilangan Ciledug, Kota Tangerang adalah IKRARS,” imbuh Muhakam, yang juga pernah menjabat Ketua DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) itu.
“Saya pernah didatangi oleh orang tua kita (tokoh kawakan Sungai Limau) Kota Padang, minta IKRARS dibuat di Kota Padang. Kenapa kita banyak perbedaan, kenapa tidak satu nama saja dan berinduk berpusat, sebagaimana organisasi yang sistematis dan jelas aturannya. Saya jawab pertanyaan itu, memang disini (Kota Padang) orang Sungai Limau banyak, termasuk yang pintar dan cerdik banyak juga, tapi mereka banyak yang berbeda pandangan. Jadi, saya mendorong yang berbeda pandangan itu agar bersatu dan tidak ada kepentingan pribadi. Kalau seiya-sekata, In Syaa Allah pasti bisa dan saya tentunya sangat berharap IKRARS segera berdiri di Kota Padang ini,” bebernya.
Lebih lanjut Muhakam meyakinkan, bahwa beberapa tokoh Sungai Limau sudah berhasil ia rangkuh dan ia pun saat ini mengaku sudah mendapatkan mandat dari Ketua IKRARS, untuk membentuk IKRARS Provinsi Sumbar dan Kota Padang.
“Betul, Pak Haji Mandiri selaku Ketua IKRARS sudah mengeluarkan mandat kepada saya untuk pembentukan IKRARS Sumbar dan Kota Padang. Dan, di Kota Padang sendiri semangat pembentukan IKRARS selaras dengan keinginan para perantau Sungai Limau disana,” tegas Muhakam.
“H. Mandiri secara lisan dan berapa tokoh Sungai Limau di Jakarta, seperti; Rostam Tanjung, Yobana Samial dan ninik mamak, sangat mendukung. Karena hal itu (pembentukan IKRARS) adalah langkah positif. Jadi, untuk mandat ke Padang mendirikan IKRARS Sumbar dan kota Padang, harus berkoordinasi dengan DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) PKDP Sumbar,” ulasnya.
“Karena organisasi IKRARS pusat dalam waktu dekat akan mengadakan Musyawarah Besar (Mubes), guna mencari Ketum, sekarang Ketum sedang kosong, sedangkan Anggaran Dasar – Anggaran Ruma Tangga (AD-RT)-nya sudah level DPP. In Syaa Allah, kita doakan IKRARS ke depan sukses untuk menyatukan warga sei limau di perantauan. Sekarang, para perantau Sungai Limau di Jabotabek dan berapa wilayah sudah menyatakan siap bergabung dengan IKRARS, seperti; Sumut, Sumbar, Riau, Kepri dan Jambi,” tukuknya.
“Seperti organisasi lainnya, IKRARS bukan hanya ada di seluruh provinsi di Indonesia saja, tetapi saya juga sangat yakin akan berdiri hingga di luar negeri. Banyak sekali perantau Sungai Limau yang berhasil di rantau dan kondisi itu harus kita berdayakan untuk kemajuan perantau Sungai Limau dimanapun berada ke depannya,” pungkasnya. (*)







Turn your audience into earnings—become an affiliate partner today!