Jakarta – Persada Post | H. Andre Rosiade, SE, anggota DPR RI Fraksi Gerindra dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, eksistensinya sebagai wakil rakyat, sudah tidak dapat diragukan lagi. Mewakili Sumatera Barat (Sumbar) di parlemen, Andre terus menunjukkan manfaat dirinya, yang tidak pernah tinggal diam mengurus, membantu dan menyampaikan aspirasi warga Sumbar.
Eksistensi itu tidak isapan jempol belaka. Sejak Andre Rosiade terpilih, pada Tahun 2019 lalu dan kembali terpilih pada Pileg (Pemilihan Legislatif) tahun 2024, ia seakan tidak memiliki kata ‘lelah’ untuk terus berbuat.
Dengan apa yang dilakukan oleh Andre (sapaan akrab Andre Rosiade) itu, sebagai tokoh politik, tentunya tidak akan terlepas dari asumsi banyak pihak, kalau ia bakal maju mencalonkan diri sebagai Gubernur Sumbar, kelak.
Tetapi, dengan sikap politiknya, Andre pada Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Tahun 2024 lalu, ternyata membiarkan sahabatnya, Vasko Ruseimy, maju sebagai Wakil Gubernur (Wagub), mendampingi Buya Mahyeldi Ansharullah. Sikap itu adalah bentuk bantahan nyatanya, bahwa Andre memang tidak memiliki ambisi untuk menjadi gubernur dan lebih memilih di Senayan, dengan jangkauan politik yang lebih luas secara nasional, berbuat untuk Sumbar.
Jelang 2029, yang kononnya juga akan dilakukan Pilgub (Pemilihan Gubernur) Sumbar, Persada Post mendapat informasi dari sumber yang sangat dipercaya, belum lama ini, bahwa lagi-lagi dengan tegas menyatakan Andre tidak akan maju mencalonkan diri sebagai gubernur.
Kata sumber itu, Andre lebih memilih tetap di legislatif. Maka dapat diasumsikan, bahwa Andre memberikan akses bebas kepada Vasko Ruseimy untuk menjadi Gubernur Sumbar, karena Buya Mahyeldi tidak dapat maju untuk ketiga kalinya di Pilkada, sesuai aturan yang berlaku.
Sehingga, tentunya tidak terlalu berlebihan, jika Andre dapat disebut sebagai politisi nasional asal Sumbar yang handal dan patut mendapatkan dua jempol sekaligus. Ia tahu betul kapan melaju ke kanan dan kapan berhenti ke kiri. (Red PP)






